Enter your keyword

Pengertian Mikron Pada Epoxy Lantai

Pengertian Mikron Pada Epoxy Lantai

Pengertian Mikron Pada Epoxy Lantai

Sebelum mengaplikasikan epoxy pada lantai gedung, perlu Anda ketahui jika ketebalan cat yang dibutuhkan pada setiap gedung berbeda. Ketebalan ini cat epoxy sendiri akan berpengaruh pada kekuatan dan keawetan lantai beton.

Selain itu, ketebalan cat yang sesuai juga dapat memenuhi standar ketentuan dari sebuah lantai bangunan. Seperti pada lantai dengan beban tinggi yang membutuhkan aplikasi cat dengan ketebalan maksimal. Ketebalan cat epoxy sendiri dapat diukur menggunakan satuan micron.

Ya, pengertian micron pada epoxy lantai ialah satuan ukuran untuk ketebalan aplikasi cat epoxy. Dengan satuan micron, penentuan ketebalan cat epoxy akan lebih mudah ditentukan.

 

Penentuan Ketebalan Cat Epoxy Pada Setiap Bangunan Berdasarkan Satuan Mikron

Pada pengaplikasian cat epoxy, umumnya ketebalan cat yang digunakan berkisar antara 300 hingga 3000 micron. Dari ketebalan paling tipis tentu perlindungan terhadap lantai beton pun akan semakin minim, begitu pula sebaliknya untuk penggunaan cat epoxy dengan ketebalan mencapai 3000 micron maka perlindungannya pun akan semakin maksimal.

Lalu bagaimana cara menentukan ketebalan cat epoxy yang sesuai untuk lantai bangunan? Penentuan ketebalan cat epoxy berdasarkan satuan micron sendiri bisa disesuaikan berdasarkan fungsi atau kegunaan daripada lantai tersebut.

Berikut ini adalah ketentuan ketebalan untuk setiap kategori lantai.

1. Low Traffic

Apa yang dimaksud dengan lantai pada kategori low traffic? Lantai dengan kategori ini ialah lantai yang jarang dilewati atau hanya untuk aktifitas ringan, sehingga tidak membutuhkan kekuatan lantai yang begitu besar.

Untuk kategori lantai ini Anda bisa menggunakan ketebalan minimal yaitu pada angka 300 hingga 350 micron saja. Ketebalan ini sudah lebih dari cukup apabila diaplikasikan pada daerah yang tidak mendapat beban berat.

Contoh bangunan atau lantai yang masuk dalam kategori low traffic antara lain adalah platfon, ruangan panel, dan lain sebagainya. Menariknya lagi, aplikasi cat epoxy pada kategori area aplikator low traffic bukan hanya bisa dilakukan pada lantai namun juga dinding atau yang lebih dikenal dengan teknik wall coating.

2. Medium Traffic

Pada lantai yang digunakan untuk aktifitas lebih banyak serta banyak digunakan untuk menampung beban berat, setidaknya ketebalan cat epoxy yang diaplikasikan sudah mencapai angka 500 micron.

Lantai dengan kategori medium traffic biasanya juga memiliki ciri beban yang dilalui tidak mencapai angka 5 ton. Jadi bisa dikatakan jika lantai dengan kategori medium traffic ialah lantai yang hanya dilalui oleh orang atau benda dengan berat standar.

Beberapa bangunan yang membutuhkan aplikasi cat epoxy dengan ketebalan sekitar 500 micron antara lain adalah rumah sakit, kantor/ruang kerja, hotel, garasi mobil pribadi dan lain-lain.

3. High Traffic

Masuk pada lantai dengan kategori high traffic atau lantai yang membutuhkan daya tahan tinggi. Biasanya lantai dengan kategori high traffic merupakan lantai yang dilalui oleh orang atau barang setiap saat. Standar beban yang dimiliki sebuah lantai yang sudah masuk dalam kategori high traffic sendiri ialah 5 ton.

Untuk lantai high traffic ketebalan cat epoxy yang dibutuhkan adalah 1000 micron. Sedangkan beberapa contoh bangunan yang membutuhkan aplikasi cat epoxy 1000 micron antara lain adalah koridor pada statiun/bandara/terminal.

Selain itu dasar kolam renang juga menjadi area lain yang membutuhkan aplikasi cat epoxy 1000 micron. Ya, meskipun kolam renang tidak selalu digunakan akan tetapi beban yang harus ditahan oleh lantai dasar kolam renang begitu besar sehingga ketebalan cat pun harus sesuai.

4. Full Traffic

Lapisan cat epoxy tertebal dengan kisaran satuan 2000 hingga 3000 traffic akan diterapkan pada lantai full traffic. Lantai yang termasuk dalam kategori ini adalah lantai gudang atau jalanan yang dilalui oleh kendaraan super berat seperti truk.

Dengan beban yang begitu tinggi, ketebalan cat yang aplikasikan pun harus maksimal. Sebab lapisan epoxy dengan ketebalan maksimal ini bukan hanya akan memberi tambahan kekuatan pada lantai beton namun juga menjaganya agar lebih awet.

Itualah ketentuan ketebalan cat epoxy yang harus diterapkan pada setiap bangunan. Dengan ketebalan yang tepat, diharapkan lantai bangunan akan menjadi lebih kuat dan sesuai standar yang dibutuhkan.

 

Cara Memaksimalkan Kekuatan Lantai Dengan Ketebalan Micron Minim

Setelah mengetahui standar ketebalan cat epoxy yang dibutuhkan sebuah lantai, hal lain yang mungkin sering menjadi tanda tanya dibenak Anda adalah, bagaimana cara mendapatkan lantai dengan kekuatan maksimal selain mengaplikasikan cat epoxy berdasarkan ketebalan yang sesuai.

Salah satu yang paling berpengaruh ialah komposisi atau pencampuran material yang digunakan. Pada proses aplikasi epoxy, setidaknya ada 3 bahan yang dicampurkan yaitu resin, thinner dan cat epoxy.

Ketiga material tersebut harus dicampur dengan takaran yang tepat sehingga dapat memberikan perlindungan maksimal pada lantai. Hal inilah yang menjadikan proses aplikasi cat epoxy tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Tahap demi tahap aplikasi cat pun harus dilakukan dengan urut dan benar.

Jika seluruh tahap sudah dilakukan dengan benar, bukan hal sulit untuk mendapatkan kekuatan lantai yang maksimal meski dengan aplikasi cat epoxy 300 micron.

Nah untuk menjamin aplikasi cat epoxy dilakukan dengan tepat, Anda bisa mengandalkan PT. Apindo Karya Lestari. Sebagai kontraktor epoxy terbaik, kami hanya menggunakan tenaga kerja professional yang akan menjamin kualitas pekerjaan.

Selain itu kami juga menawarkan konsultasi terkait ketebalan epoxy yang tepat untuk lantai bangunan Anda. Tak perlu khawatir, karena layanan konsultasi ini bisa Anda dapatkan secara gratis alias cuma-cuma. Segera hubungi kontak person kami dan manfaatkan layanan konsultasi gratisnya.

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.